Kamis, 30 April 2009

Betor Gotong Royong, Skala 21 Nov 2008

PARA PENGENDARA BETOR TUNJUKKAN KEPEDULIAN TERHADAP LINGKUNGAN


Puluhan abang penarik becak bermotor ( betor ) yang ber-posko di daerah Onan Baru Pangururan, dengan masing-masing mengendarai betornya mengelilingi kota Pangururan dan berhenti di beberapa titik untuk membersihkan lingkungan sampah dan selokan.

Dengan disiplin para abang becak memarkirkan becaknya di pinggiran jalan lalu mereka membersihkan area yang mereka datangi, seperti daerah Onan Baru, Pasar Lama dan Tajur Kecamatan Pangururan.. Mereka dengan suka rela mereka meluangkan waktu untuk bergotong royong.

Nilai dan semangat gotong-royong saat ini mengalami pergeseran dan hal ini tidak akan kita biarkan. Semangat gotong-royong tetap akan kita dorong, sehingga nilai falsafahnya akan lestari,walaupun era sudah berganti, demikian pengakuan kordinator betor Pangururan Boy Silalahi dicelah celah kegiatannya bergotong royong di Tajur Panguruan. Kami mau menunjukkan kepedulian akan kebersihan dan lingkungan,selain ingin komit dengan tertib berlalu lintas.

Dengan potensi kekayaan alam yang ada di Kabupaten Samosir , juga panorama pantai yang sangat indah, belum cukup, harus ditunjang dengan lingkungan yang bersih, dan rapi serta nyaman mengundang wisatawan untuk datang. Sebagai penarik becak, kami mendukung visi dan misi Pemkab Samosir, menuju kabupaten pariwisata 2010. Becak yang ada di kota ini berkisar empat ratus unit. Tapi saat ini yang bergabung dalam kegiatan ini lebih kurang seratus unit. Kedepan kami berharap, agar semua para penarik becak yang ada di kota ini mau bergabung dengan kami untuk melakukan kegiatan yang sama. Dan kegiatan ini terlaksana atas kesadaran kami sendiri tanpa mengusung partai politik atau unsur apapun. Demikian Boy Silalahi mengakhiri perbincangannya dengan Skala

Tidak ada komentar:

Posting Komentar