LOMBA CIPTA LAGU BATAK DAN LOMBA KECAPI
SE-SAMOSIR SUKSES
Dinas Pariwisata Seni dan Budaya kembali melaksanakan berbagai kegiatan untuk menyambut hari jadi Samosir yang ke-lima, diantaranya Lomba Cipta Lagu Batak (15/12) dan Lomba Kecapi (16/12) yang diadakan di Open Stage Kecamatan Pangururan.
Dalam kata sambutannya, Sekdakab Samosir Drs Tigor Simbolon mengatakan cukup bangga dengan acara ini karena para pencipta lagu mempunyai wadah untuk mempublikasikan lagu ciptaan mereka.
Lomba ini diikuti oleh 11 peserta yang berasal dari Kabupaten Samosir dan Kabupaten Tapanuli Utara.
Drs Mahler Tamba selaku ketua panitia mengatakan bahwa Dinas Pariwisata Seni Budaya sengaja mengundang pakar dalam bidang musik sebagai juri dalam lomba ini. Tim Juri diketuai oleh Prof. Mauly Purba MA, Ph.D dan anggota tom juri Drs. Torang Naiborhu M.Hum serta Hendry Parangin-angin.
Kabid Seni & Budaya Dinas Pariwisata, Formen Gultom S.Pd berjanji akan melakukan upaya yang sama secara berkelanjutan, dengan harapan bakat bakat yang potensil akan tereksplorasi .
Charles Malau cukup terkesan dengan acara lomba Cipta Lagu, sehingga kedepan para pencinta seni akan termotivasi untuk berbuat lebih optimal dengan adanya kompetisi yang pada akhirnya akan bermuara ke Pariwisata Kabupaten Samosir.
Tak ada lagi lirik lagu yang bernafas cinta, terkait dengan kriteria yang ditetapkan berthemakan panorama, jelas salah seorang juri.
“Horas Samosir Najogi: ciptaan Lundu Situmorang berhasil meraih juara pertama, sementara juara dua dengan judul “Pulo Samosir Nauli” karya Charles Malau juara kedua dan juara ketiga lagu “Samosir Bona Pasogit” ciptaan Edison Naibaho.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar