DARI DUNIA BISNIS KE PANGGUNG POLITIK
Dengan perawakan identik dengan Indo,(tinggi-besar dan kulit putih)namun aslinya anak negeri ini putra kelahiran Porsea,yang masa mudanya lebih banyak di Onan Runggu Samosir.
Jacob Manurung,yang berpredikat Sarjana Hukum,dan akrab disapa pak Jack dikalangan Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Air(PLTA) Siguragura.
Cukup banyak makan garam pada perusahaan vital strategic sekaliber PLTA Siguragura.
Dengan pengalaman segudang yang dimulai dari bawah merayap ke level atas dan terakhir dipercayakan sebagai Kepala Perwakilan Otorita Asahan.
Puncak karirnya di akhiri dengan mengundurkan diri dengan hormat,untuk berkiblat ke panggung politik tepatnya tanggal 1 Augustus 2008,ditandai dengan acara perpisahan dengan BP.BKPEKDT( Badan Kordinasi Pelestarian Ekosistem Kawasan Danau Toba) diselenggarakan di Hotel Danau Toba Internasional Medan.
Acara perpisahan tersebut dihadiri unsur Pimpinan Daerah Provinsi Sumatera Utara bersama para ilmuwan,praktisi dan akademisi serta para pelaku bisnis Sumatera Utara.
Dalam kata kata perpisahannya,Jakob Manurung menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan dukungannya selama menjalankan tugas di Otorita Asahan,dan khusus kepada kolega di Otorita Asahan menitip pesan agar senantiasa jangan takut untuk beda pendapat walau dengan pihak manapun,demi sesuatu kebenaran yang berkeadilan.
Diakhir sambutannya beliau mohon dukungan semua pihak untuk memuluskan rencananya berkiblat ke panggung Politik,mengundang rasa ingin tahu wartawan Skala.
Berikut petikan wawancara Skala Indonesia dengan Jakob Manurung,saat acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus PATAMBOR Kabupaten Samosir di Tuktuksiadong Kecamatan Simanindo (2/8).
Betul saya sudah turut serta mendaftar sebagai Balon Calon DPD.RI untuk periode 2009 aku Manurung.
Mungkin bapak tidak keberatan kalau ditanya apa yang menjadi dasar misinya.
Fungsi Pengawasan pelaksanaan peraturan dan perundang undangan yang dimiliki DPD-RI,akan kita optimalkan dan kesemuanya akan kita fokuskan ke upaya percepatan pembangunan.
Khususnya dibidang pengelolaan SDA,dalam kontribusinya kepada masyarakat banyak.
Sepertinya Bapak terfokus pada pengelolaan SDA. Adakah sesuatu yang tidak pas,atau terindikasi dengan penyimpangan ketika Bapak menjabat Kepala Perwakilan Otorita Asahan?
Bukan begitu maksudnya.
Khusus di Sumatera Utara,pemanfaatan SDA sudah sejak lama,mulai dari jaman kolonialis Belanda,hingga sekarang. Apa yang dinikmati oleh masyarakat banyak ? Paling hanya masyarakat sekitar tempat berdirinya pengolahan/pengelolaan SDA tersebut,itupun tidak sebanding dengan yang diharapkan,walaupun dikenal denganFund Human resource .
Kedepan,kita harus action dari pengelolaan itu sebagai wujud kepedulian dengan lingkungan serta ekosistem yang ada didalamnya,secara adil dan jujur.
Dari kegiatan ini (Pelantikan Pengukuhan Pengurus PATAMBOR) di Kabupaten Samosir,apa yang Bapak harapkan?
Saya harus jujur,butuh dukungan dan kerjasama seluruh elemen masyarakat Samosir melalui PATAMBOR ujar Jacob seraya menyalami konributor Skala Tetty Naibaho.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar