Kamis, 30 April 2009

Mudika Samosir, Skala 20 Agustus 2008

PESTA BUDAYA MUDA-MUDI KATOLIK PAROKI SANTO MIKAEL PANGURURAN MERIAH DAN SUKSES

* Dihadiri DR.Cosmas Batubara dan Letjend Cornel Simbolon*

Pesta Budaya Muda-mudi Katolik yang ke-enam se-Paroki Pangururan, berlangsung sejak tanggal (15/08) sampai dengan (17/08) yang diadakan di Gereja Katolik Santo Mikael Pangururan Samosir berlangsung meriah dan sukses. Dialog Animatif, Festival Koor, Festival Vokal Group, Publik Speaking, Festival Uning-uningan dan berbagai lomba lainnya digeluti pada acara ini.

Selain yang menyangkut budaya juga dilaksanakan Turnamen Volly Ball “ Waterreus Cup” antar Stasi yang langsung dibuka oleh DR Cosmas Batubara.

Tiga orang uskup agung yakni, Yang Mulia Mgr.Dr.AM.Sutrisnaatmaka, MSF (Sekjend KWI), Yang Mulia Mgr. Pius Datubara, OFM.CAP ( Uskup Agung Medan) dan Yang Mulia Mgr.Dr. Anicetus Sinaga, OFM.CAP ( Uskup Agung Kuajutor KAM ) juga turut hadir tokoh Nasional Letjend TNI Cornel Simbolon.

Dalam kata sambutannya, Ketua Dewan Paroki St Mikael Pangururan, BD Simangunsong mengatakan, budaya Batak sudah diangkat oleh gereja. Kedepannya, untuk mengangkat dan melestarikannya kaum muda harus berpartisipasi menciptakan suasana ynag kondusif, sopan dan bersahabat. Dan kaum muda Katolik khususnya dan kaum muda Samosir umumnya harus menjadi masyarakat yang berbudaya. Dan sampai saat ini muda-mudi yang terdaftar di Paroki Pangururan sudah ada sekitar seribu tiga ratus orang.

Ketua Umum Panitia Pesta Budaya Mudika, Ir Oloan Simbolon dalam sambutan tertulisnya memohon dukungan dan kerjasama dari semua pihak agar Mudika Paroki Pangururan mampu menjadi salah satu ikon kadernisasi demi penguatan demokrasi dan politik yang mensejahterakan rakyat melalui prinsip Kristiani dalam tatanan bangunan budaya lokal Kabupaten Samosir sebagai jati diri dan identitas inkulturatif ke masa yang akan datang. Pesta Budaya kali ini terlaksana atas kerjasama paroki dengan pemerintah Kabupaten Samosir sebagai bentuk upaya pemerintah dalam membina generasi muda serta melestarikan nilai-nilai luhur budaya di kabupaten kita ini. Talenta kita yang beragam semakin berarti bagi sesame dan lingkungan hidup kita, dimana kita semakin kaya, saling melengkapi, meneguhkan dan menguatkan. Kita semakin dimampukan untuk bersyukur atas kelebihan, diberanikan untuk menerima kelemahan dan kekurangan serta bersedia untuk bertobat. Semua upaya yang baik yang telah dilakukan oleh pendahulu kita, Klerus dan Awam tentang pejiarahan kita sebagai Gereja di Paroki kita ini. Dan rangka kesinambungan ini, kami sekali lagi dengan pemahaman yang belum luas dan dalam, sederhana dan dalam pengharapan yang tidak pernah pupus. Pesta Budaya Mudika Pangururan ini kita upayakan sebagai sebuah aksi dan sekaligus reaksi atas Dinamika kita sebagai Gereja dan Bangsa untuk Mewujudkan Samosir Kabupaten Pariwisata 2010 Yang Indah, Damai Dan berbudaya Yang Berwawasan Lingkungan.

Mengakhiri sambutannya Ir, Oloan Simbolon menyampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga terselenggara Pesta Budaya ini, walau belum seperti yang diharapkan serta atas segala kekurangan disampaikan maaf yang sebesar-besarnya dengan harapan kedepannya Pesta Budaya ini berkelanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar