PENERIMAAN CPNS DI SAMOSIR
Putra daerah akan terpinggirkan kalah berkompetisi.
Ratusan pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) datang silih berganti mulai dari pagi hingga sore hari, kembali memadati Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Samosir (2/12).
Sejak penerimaan CPNS hari pertama (20/11) dibuka, ratusa pelamar dari berbagai daerah mendatangi BKD untuk mendaftarkan diri sebagai CPNS dan ada juga yang datang sekedar menanyakan jumlah yang sudah mendaftar di formasi tertentu.
Pantauan Skala di lapangan beragam permasalahan timbul yang dihadapi oleh para pelamar. Misalnya biaya transportasi yang tinggi bagi mereka yang datang dari luar daerah seperti yang dialami Natalia (28), yang berasal dari Medan, harus mengeluarkan biaya ekstra untuk transportasi beca bermotor dari Kota Pangururan ke Kantor BKD yang berada di Desa Rianiate. Belum lagi kelengkapan surat-surat yang harus diurus ataupun di ganti karena tidak memenuhi persyaratan yang berlaku seperti fotocopy ijazah dan fotocopy transkip nilai yang dilegalisir, pas photo dan bagi keguruan juga harus melampirkan fotocopy ijazah akta IV. Adanya juga beberapa pelamar yang harus mengganti surat permohonan karena tidak sesuai dengan format yang diberikan oleh Pemkab Samosir. Ada beberapa orang pelamar menulis lamaran seadanya saja di warung dekat ke kantor BKD bahkan ada yang duduk sambil menulis surat permohonan di lapangan parkir kantor BKD tempat mereka mendaftar.
Lain halnya yang dialami M. Manurung (30), yang berasal dari Balige, dia harus rela bolak balik Medan Samosir karena permasalahan ijazah pergururan tinggi yang tidak terakreditasi atau tidak diakui. Namun semangat yang tinggi untuk mendapatkan pekerjaan, Natalia, Manurung dan pelamar lainnya harus rela mengorbankan waktu dan materi walaupun nantinya dinyatakan tidak lulus melihat saingan yang begitu banyak.
Ny. Sidabutar (56) yang datang ke BKD untuk mengantarkan anaknya mendaftar CPNS mengatakan bahwa pengangguran adalah masalah yang sangat serius. Penerimaan CPNS ini daya tampungnya hanya sedikit, sementara angka pengangguran di negara kita sangat tinggi. Disamping lowongan pekerjaan dari instansi pemerintah , sebaiknya semua elemen mengusahakan lapangan kerja dan secara khusus para corporate (usahawan) sehingga persentase angka pengangguran dapat diminimaliser. Pantauan Skala di lapangan, sepertinya para pelamar CPNS tidak hanya disatu daerah mengajukan permohonan. Mau dimana mengikuti test, akan ditentukan kemudian, setelah melihat jumlah peminat di formasi tertentu disatu daerah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar