PETUGAS MEDIS DIDAERAH TERPENCIL
AKAN MEMPEROLEH PERLAKUAN KHUSUS
Untuk menunjang percepatan pembangunan sekaitan dengan misi visi Kabupaten Samosir menjadi Kabupaten Pariwisata 2010, sektor kesehatan dan pendidikan menjadi hal yang mendasar dan fundamental mendapat prioritas.
Kesehatan sangat erat kaitannya dengan kebersihan, dan keindahan sehingga terasa untuk memberhasilkannya harus melalui penyuluhan dan sosialisasi.
Penyuluhan dan sosialisasi akan membawa hasil yang optimal apabila didukung oleh methode penyampaian, komunikasi yang baik.
Jumlah petugas kesehatan di Kabupaten Samosir hampir melebihi dari cukup, dan saat ini tercatat 390 orang dari jumlah 190 orang tiga tahun yang lalu,yang kini ditebar di sembilan Kecamatan dalam usaha meningkatkan kesehatan masyarkat.
Sama halnya, sektor Pendidikan dengan Kesehatan. Kalau tenaga pendidik di daerah terpencil (desa terpencil) mendapat tunjangan khusus (insentip), kedepan para petugas kesehatan yang bertugas di desa terpencil akan diberikan insentip khusus sepanjang kondisi anggaran memungkinkan, demikian disampaikan Bupati Samosir dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 44 di Samosir,yang dipusatkan di kompleks kantor Dinas Kesehatan Samosir di Pangururan (13/11) dihadiri seluruh jajaran Kesehatan se Kabupaten Samosir dan para undangan serta Unsur Muspida Kabupaten Samosir.
Kepada segenap petugas kesehatan di Samosir, Bupati menegaskan agar senantiasa bersinergie dengan seluruh jajaran aparat lintas sektor, dan menjanjikan akan memberikan kesempatan belajar bagi petugas yang ingin meningkatkan kompetensinya setelah menunjukkan prestasinya.
Bupati cukup respon dengan motto yang diberlakukan di jajaran Dinas Kesehatan seperti yang disampaikan Kadis Kesehatan Manigor Simbolon, SKM.”Orang pintar sama dengan orang bodoh bila tidak dapat melahirkan yang berguna kepada orang lain, serta orang kuat serupa dengan orang lemah bila tidak mau memikul beban.”
Selain fokus dibidang Kesehatan, Bupati Samosir dalam kesempatan itu berkenaan menyerahkan bibit pohon untuk ditanami di masing masing halaman Puskesmas di Samosir, sebagai perwujudan peran serta terhadap lingkungan.
Sebelum mengakhiri sambutannya,Bupati Samosir menginformasikan bahwa 28 Nopember yang akan datang, Presiden RI akan mencanangkan Hari Bertanam Pohon, dan Desember sebagai Bulan Bertanam.
Peringatan HKN ke 44 diselenggarakan cukup sederhana, namun hikmad dengan diawali pembacaan Pidato Menteri Kesehatan RI oleh Pembina Upacara Bupati Samosir lalu dirangkai dengan menampilkan hiburan yang segar yang diracik oleh masing masing Puskesmas dari tiap Kecamatan.
Selain hiburan yang sifatnya internal dan untuk kalangan sendiri, ditampilkan aneka tari dalam bentuk senam diiringi backsound lagu daerah.
Sambil acara hiburan berlangsung dipelataran halaman kantor Dinas Kesehatan Samosir, para relawan diberi kesempatan menyumbangkan darah (donor).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar